Selasa, 28 Februari 2012

SEJARAH





Lenteng Agung Auto Sport(LAAS) Pengda (Pengurus Daerah) Lampung berdiri pada tanggal 26 Maret 2005 di Hotel Marcopolo Tanjung Karang, Bandar Lampung. Adapun awal berdirinya LAAS beranggotakan 8 Orang anggota dan dicetuskan oleh Ahmad Gozali dan didirikan bersama sama dengan Isriyanda Dwi Prawira, Doni Sani, Maska Nanggara, Dimas Triandanu Utomo, M. Aditya Revando, M. Dwi Reza Akbar dan M. Thoriq Hafiz yang semuanya berasal dari SMAN 2 B. Lampung. LAAS merupakan suatu perkumpulan otomotif yang memiliki struktur kerja serta berorientasi pada organisasi yang berazaskan kekeluargaan. Dimana setiap tahunnya selalu diadakan Rakerda dan setiap 4 bulan sekali diadakan rakor yang berfungsi dalam merumuskan program kerja LAAS sendiri dalam masa 1 tahun kerja, serta berfungsi dalam mengevaluasi hasil kerja LAAS selama kurun waktu tersebut.
Ide pembentukan LAAS sendiri merupakan pemekaran dari DPP (Dewan Pengurus Pusat) LAAS yang ada di Jakarta. Sampai saat ini LAAS telah memiliki 9 (sembilan) cabang klub di berbagai daerah di Indonesia, antara lain Jakarta, Bandung, Lampung, Sumedang, Purwokerto, Solo, Yogyakarta, Palembang,Depok dan 5 (lima) Makassar, Ambon, Samarinda, Medan, Bogor yang belum diresmikan. Sosialisasi LAAS sendiri dilakukan secara kekeluargaan. Setiap malam  minggu dan waktu lain yang ditentukan dilakukan kumpul wajib pada setiap anggota dan konvoi secara santun di Bandar Lampung untuk menarik simpati warga.

Kegiatan LAAS sendiri terbagi menjadi 3 bagian yaitu dalam hubungannya dengan bidang Otomotif, Organisasi, Sosial.
Bidang otomotif       : Segala hal yang berhubungan dengan Club, sebagai contoh kumpul wajib setiap malam minggu dan waktu lain yang ditentukan untuk semua anggota dan touring setiap 3 bulan sekali serta adanya RAKERDA (Rapat Kerja Daerah dan tahunan yang bertujuan untuk merumuskan progja 1 tahun ke depan.
Organisasi               : LAAS selain berbentuk klub mobil juga berbentuk Organisasi. Tujuan adannya organisasi ini adalah agar anggota LAAS belajar berorganisasi dan memiliki etos kerja dalam setiap kegiatan yang diadakan LAAS itu sendiri.
Sosial                     : Kegiatan yang bersifat Sosial seperti Baksos,  bersih – bersih, buka puasa bersama, partisipasi dalam kegiatan masyarakat, swasta, maupun pemerintah, dll


Tidak ada komentar:

Posting Komentar